Tampilkan postingan dengan label Chicken. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Chicken. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Agustus 2015

Honey Bites Chicken

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Yeeyy...!!! Ngeblooog ^o^9 Padahal dua bulan lalu alhamdulillah saya bisa posting more than one post per month. Bagi saya sih itu rekor karena lazimnya blogger pemalas macam saya ngepost sebulan sekali, hihi.. Tapi saya bilang kaya gini beneran GA BANGGA loh.. :( Pengennya istiqomah nulis tiap pekan, ga muluk-muluk deh.

Dua bulan lalu di kantor emang cukup selo, nah belakangan ini yang gedubrakan banyak kerjaan. Banyak laporan yang musti dikirim tiap hari. Kalo sebelumnya bisa selo blogwalking, edit-edit foto trus ngepost di blog sekarang buat ngerjain laporan aja sering keteteran, haddeeeehh.. (_ _") gitu sih emang kalo udah tahun ajaran baru, pasti banyak kerjaan yang minta untuk segera diselesaikan. Harapannya ketika udah di rumah mau ngeblog, tapi apa daya kadang di rumah pun bawa kerjaan, meskipun ga banyak, hiks :'(


Sabtu, 20 Juni 2015

Tumis Ayam Jamur Paprika

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu'alaykum




Tumben saya semangat ngeblog :D Alhamdulillah keluarga saya masih dipertemukan dengan ramadhan tahun ini. Semoga begitupun dengan ramadhan tahun-tahun berikutnya. Aamiin..  Tapi udah semangat gini saya malah bingung mau nulis apa. Hahaha.. Tadi ada seorang teman yang ngirimi pesan WA "Apa yang kamu pikirin sekarang Yuk?", ya ditanya gitu saya jawab aja "Saya lagi mikir jawaban dari pertanyaanmu" hehehe..

Ini sebenernya mau nulis apa sih??? Doohh.. Saya inget kata dosen saya dulu, beliau pun mengutip kata-kata dari Jalaluddin Rahmat, kalo menulis itu bisa bikin pikiran kita jauh lebih sistematis. Sejauh ini sih saya sepakat sama pernyataan beliau. Buktinya sekarang saya mulai enjoy tekan-tekan tuts. Hehehe..


Rabu, 29 Januari 2014

Chicken Steak Abal-abal :p

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu'alaikum..

Yeeeyy..! Ngeblog lagiiii.. ^o^  Kemarin sore saya disms Kak Dewi, rekan kerja saya di NF. Beliau menanyakan resep steak ayam beserta sausnya. Saya ingin menjawab, "liat aja di blogku" namun urung karena langsung ingat bahwa saya belum posting resep itu padahal buatnya sudah lamaaaaaaa sekali... Saat saya cek detail foto ternyata steak itu dibuat bulan Mei 2013..! lama sekali kan... (_ _")

karena sausnya berwarna coklat, jadi saya namai "brown sauce" deh, hehe.. eh iya, Indonesia banget ya, gak lengkap tanpa nasi *kalem*


Saya jadi ingat, bulan Mei itu saya ditinggal kedua orang tua ke rumah nenek jadi saya diamanahkan memasak untuk makan malam. Menu yang saya masak saat itu adalah mie goreng sayuran, ayam suwir pedas bumbu bali dan nugget tempe ayam. Alhamdulillaah orang tua puas dengan masakan saya :D Nah, karena masih ada sisa nugget, saya dapat ide untuk membuat saus steak sebagai cocolannya. Resep saus steak saya lihat dari blog mbak Diah Didi. Saus steaknya enak tapi sayangnya kentang gorengnya terlalu gosong :'( Meskipun gosong emak masih memuji hasil masakan saya, hehe... Menurut saya pribadi, saus steak ini rasanya hampir mirip saus untuk spaghetti bolognese tanpa tambahan daging cincang. Karena masih penasaran, beberapa hari kemudian  saya mencoba lagi dengan mengurangi takaran saus tomat dan menambahkan saus tiramnya. Kali ini rasanya hampir sama dengan saus steak yang pernah saya coba. Yippiieee.. ^o^9


ini dia nugget tempe ayam yg disiram saus steak :D kentang gorengnya nyakitin mata deh


ini hasil masakan saya sendiri loh.. untuk pertama kali masak sebanyak ini, hehe.. *idung kembang kempis*



Hmm.... sebenarnya saya sudah lupa takaran yang saya pakai jadi ini resep kira-kira saja ya, hehe.. ^^v

Crispy Chicken Steak a la kadarnya


Bahan ayam goreng:
  • 3 buah fillet dada ayam
  • terigu untuk membalur daging dicampur dengan beberapa sendok makan tepung ayam goreng
  • air dingin secukupnya
Bahan saus steak:
  • 2 buah tomat direbus, buang kulit dan bijinya, cincang halus
  • 2 siung bawang putih cincang halus
  • 1 buah bawang merah cincang halus
  •  1/2 buah bawang bombay ukuran besar cincang halus
  • 5 sdm saus tomat
  • 1/2 sachet saus tiram
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt lada hitam
  • 1 sdt gula
  • 200 ml air
  • minyak untuk menumis
Cara membuat:
  1. Celupkan dada ayam ke air dingin lalu baluri dengan tepung sambil dicubit-cubit, hehe... :p
  2. Goreng deep fry (dengan minyak banyak) hingga krispi. Angkat dan sisihkan.
  3. Saus: tumis trio bawang hingga wangi, masukkan tomat yang telah dicincang. Tambahkan saus tiram dan saus tomat. Tuang air, bumbui dengan gula garam dan lada. Masak hingga saus mengental. Tes rasa, tambahkan bumbu jika dirasa kurang. Matikan api.
  4. Sajikan ayam goreng krispi dengan siraman saus steak, sayuran rebus dan kentang goreng.
Cara masaknya simpel namun enak. Beneran recommended deh :D Makasi ya Mbak Diah yang udah berkenan share resepnya di blog ^_^. Selamat mencoba!

Wassalaamu'alaikum..

Mdn, 29.01.14
 

Kamis, 05 September 2013

Very Very Late Post: Ayam Betutu & Cerita Lebaran

Bismillaahirrohmaanirrohiim…
Assalaamu’alaikum..

Hallooouu..!! akhirnya ada kesempatan untuk update blog lagi :D Ayam Betutu ini buatnya sudah lama sekali, tanggal 10 Agustus yang lalu atau tepat di hari lebaran ketiga. Sedikit cerita sebelumnya, tiap tahun saat akan lebaran maka keluarga kami akan mudik ke kampung emak dan bapak di kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara. Yup, bapak dan emak itu satu daerah tapi beda dusun saja. Jarak Medan ke Tebing Tinggi itu tidak jauh. Jika ditempuh dengan kendaraaan pribadi dan tidak macet maka dua jam sudah tiba di rumah nenek. 


Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami berangkat ke rumah nenek H-1 idul fitri. Emak selalu mempersiapkan bahan-bahan makanan khas lebaran untuk dimasak di rumah nenek. Sampai di rumah nenek, emak dan para iparnya (uwak dan bibi saya) akan uplek di dapur sampai menjelang maghrib. Jadilah saat buka puasa terakhir di meja makan sudah terhidang lontong, sayur lodeh, rendang, ayam goreng, tauco, dan hidangan penyemarak lebaran lainnya.


Lebaran hari kedua keluarga kami sudah kembali ke Medan. Sampai di rumah, emak dipanggil tetangga sebelah rumah. Tetangga sebelah rumah ini baik sekali, saat awal ramadhan yang lalu beliau memberi kami seekor ayam kampung untuk diolah sebagai hidangan pembuka ramadhan. Namun karena sedang tidak ingin makan olahan ayam jadi rencananya ayam itu akan kami olah saat lebaran saja. Ayam itu masih dirawat dengan baik oleh tetangga. Saat kami pulang, tetangga kami mewanti-wanti untuk segera memotong ayamnya karena beberapa ayam peliharaannya ada yang mati. Khawatir ayam yang akan diberikan ke pada kami mati juga jadi beliau menyarankan untuk segera dipotong. Bapak yang baik itu juga bersedia menyembelihkan ayamnya. Setelah dibersihkan, ayamnya disimpan di freezer oleh emak. Kami akan mengolahnya menjadi ayam betutu :D


Saya sudah lama searching resep ayam betutu. Ada banyak sekali resep dengan bumbu yang beragam dan cara masak yang berbeda pula. Resep aslinya dimasak di dalam sekam yang telah dibakar selama satu malaman. Wadoooww…!!! Cari sekam di mana??? Hahaha.. akhirnya “mendarat” lah saya di blog keren Just Try and Taste. Mbak Endang si empunya blog menyajikan ayam betutunya dengan cara yang lebih simpel namun dengan bumbu yang tak kalah lengkap. Mbak Endang mengiris semua bumbunya sedangkan saya menghaluskan seluruh bumbunya. Dengan modifikasi sesuai selera keluarga, maka jadilah ayam betutu versi keluarga kami :D 


jelek banget kan fotonya.. *tutup muka* ><


Ayam Betutu a la Kadarnya ^^
Sumber: Just Try & Taste dengan sedikit modifikasi
Bahan:
-          1 ekor ayam kampung utuh
-          1 buah jeruk nipis
-          200 gram daun singkong muda, rebus, iris halus

Bumbu:
-          50 gram cabe merah
-          50 gram cabe rawit
-          10 buah bawang merah
-          8 buah bawang putih
-          2 batang serai bagian putihnya
-          1 ruas kencur
-          2 ruas jahe
-          1 ruas kunyit
-          2 sdt terasi bakar
-          2 ruas lengkuas
-          8 buah kemiri, sangrai
-          2 sdt ketumbar, sangrai
-          1 sdt merica
-          1 sdt pala
-          3 lembar daun salam
-          3 lembar daun jeruk purut buang tulangnya
-          Garam dan gula sesuai selera

Cara membuat:
1.       Bersihkan ayam, keluarkan isi perutnya, potong bagian kepala dan ceker, lumuri dengan jeruk nipis, diamkan di kulkas selama minimal 15 menit (ini bagiannya emak, hihi..)
2.       Haluskan semua bumbu, bila menggunakan blender tambahkan setengah gelas air.
3.       Tumis bumbu tanpa minyak, tujuannya untuk mengurangi kadar air, tambahkan gula dan garam sesuai selera hingga rasanya pas.
4.       Keluarkan ayam dari kulkas, bilas dengan air. Campur sebagian bumbu dengan daun singkong, isikan ke dalam rongga perut ayam.
5.       Lumuri bumbu ke seluruh bagian ayam. Bungkus dengan daun pisang atau aluminium foil.
6.       Kukus dengan pressure cooker selama 45-50 menit setelah mendesis.
7.       Setelah matang keluarkan dari pressure cooker lalu panggang di dalam oven selama satu jam.
8.       Keluar dari oven ayam betutu pun siap disajikan :D

isi rongga perut ayam dengan daun singkong yang dicampur bumbu


Ayam betutunya kami sajikan untuk makan malam karena baru selesai dimasak pukul enam sore. Saya pun tidak sempat untuk mengabadikannya dengan cara yang lebih baik lagi. Asal jepret saja.. hiks hiks T__T Hasilnya pun blur dengan suksesnya *tutupmuka*. Tapi rasanya emang the best deh.. pedesnya nampoooll..!!! Mungkin kalau dimasak dengan cara yang original rasanya bakal lebih mantap yah.. tapi begini aja udah mantep kok :D gak perlu pake sambal matah lagi deh… selamat mencoba..!
Wassalaamu’alaikum..
Mdn, 04.09.13

_miyukotaque_

Sabtu, 18 Mei 2013

Nugget Tahu Ayam Wortel Tanpa Foto, hihi..



Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Hari libur yang lalu (9 Mei) bapak membeli banyak tahu untuk dibuat bacem, tapi oleh emak tidak seluruhnya diolah karena takut kami bosan. Maklum, di rumah kami hanya tinggal bertiga :) Lantas esok harinya terbersit ide untuk membuat nugget tahu sebagai variasi olahan tahu agar tidak bosan. Saya merujuk ke resep mbak Endang JTT dan mbak Yulyan Cooking with Love namun resepnya saya modifikasi, hehe.. Berikut resep modifikasi saya…

Nugget Tahu Ayam Wortel
Source: my own creation ^^

Ingredients:
-          8 pieces Java tofu (puree)
-          200 gr minced chicken fillet
-          2 eggs
-          100 gr grattered carrot
-          5 cloves of garlic
-          4 tbs bread flour (tepung panir)
-          3 tbs cornstarch
-          2 tbs mayonaise
-          2 tsp fish sauce
-          ½ tsp ground nutmeg
-          1 tsp ground blackpepper
-          1 tsp salt

Method:
  1. Mix the puree tofu, minced chicken fillet, grattered carrot, eggs, and garlic that has been crushed. Mix well.
  2. Add both of flour, mayonaise, fish sauce, ground nutmeg, ground blackpepper, and salt. Stir them well.
  3. Pour the batter into the prepared loaf (I had salved it with butter)
  4. Steam it about 40 minutes.
  5. Let it rest in pan for ten minutes then turn out onto a rack to cool.
  6. Cut into slices, dip into beaten egg, coat with breadcrumbs then fry until golden brown.

Alhamdulillaah keluarga saya suka.. ^_^ Namun sayangnya kali ini saya tidak sempat mengambil gambarnya sehingga tidak punya bukti, hiks.. :’( Begitu selesai digoreng nuggetnya langsung “diserang” keponakan saya dan selebihnya saya bawa ke kampus untuk dinikmati bersama adik-adik junior saya. Wah.. saya senior yang baik yah.. hehe..
#dilempar tv turner
Saya (dan Anda pastinya) paling bahagia ketika masakan homemade diapresiasi dan dipuji “enaaakk…” oleh orang-orang terdekat, dan begitu pun kali ini. Saya jadi makin semangat untuk terus belajar masak. Hehe..
Wassalaamu’alaikum.

Mdn, 13.05.13

miyukotaque_ 

Selasa, 02 April 2013

Nasi Kebuli dan Ayam Goreng


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Setiap hari emak selalu punya kecenderungan bingung memikirkan “masak apa kita hari ini”. Banyak sekali daftar bahan makanan yang tidak disukai bapak. Dan belakangan ini karena faktor usia, kesehatan dan “kejenuhan akan rasa” emak pun memiliki daftar yang sama dengan milik bapak. Hehe…

Kalau sudah lelah berpikir, emak selalu melibatkan saya, “Nak, masak apa kita hari ini?” dan saya pun dengan segala keterbatasan mencoba memberi opsi-opsi. Internet selalu bisa diandalkan. Berselancar di rumah maya teman-teman food blogger sangat menyenangkan dan memberi inspirasi mengenai varian masakan. Seperti Kamis lalu, 28 Maret 2013, saya diberi mandat untuk memasak makan siang. Tentunya masih dengan campur tangan emak. Pilihan jatuh ke pada Nasi Kebuli dan Ayam Goreng. Resep Nasi Kebuli berdasarkan racikan mbak Endang JTT yang saya dapatkan via mbak Rina Dapur Manis. Untuk sayurannya kami memilih lalapan seperti daun kemangi, selada, timun, dan tomat. Dan seperti warga Medan pada umumnya, makan nasi tak lengkap tanpa sesuatu yang pedas yakni sambal. Sambal Lado Merah menjadi penyemarak makan siang kami hari itu.

As usual, saya selalu memodifikasi resep sesuai selera keluarga. Begitu pula dengan resep nasi kebuli kali ini. Saya mengurangi jumlah rempah-rempah yang digunakan dan tidak menyertakan kismis karena kami kurang menyukai dried fruits seperti kismis, sultana, sukade, mix fruits dan sebagainya. Alhamdulillaah rasanya tetap enak dan aroma rempahnya terasa sekali meskipun penggunaannya sudah dikurangi. Berikut resep hasil modifikasi saya ya… ^_^


Nasi Kebuli dan Ayam Goreng

Bahan :
-          1 kg ayam, cuci bersih, lumuri dengan garam dan jeruk nipis, diamkan 15 menit, basuh dengan air bersih
-          500 gr beras
-          500 mL air
-          50 gr kismis (saya skip)
-          1 batang kayu manis seukuran jari telunjuk
-          2 batang serai digeprek
-          5 butir cengkeh
-          3 butir kapulaga
-          2 buah bunga lawang
-          2 sdt garam
-          1 sdt kaldu bubuk

Bumbu Halus:
-          8 butir bawang merah
-          4 siung bawang putih
-          ½ butir pala
-          1 ruas jahe
-          1 sdm ketumbar, sangrai
-          1 sdt merica, sangrai
-          ½ sdt jinten, sangrai

Cara Membuat:
  1. Tumis kayu manis, serai, cengkeh, kapulaga, bunga lawang hingga wangi.
  2. Masukkan bumbu halus, tumis, beri 100 mL air, garam, dan kaldu bubuk.
  3. Masukkan ayam, aduk rata. Tuang 400 mL air. Masak hingga ayam matang.
  4. Angkat ayam. Sisihkan lalu goreng sebentar.
  5. Campur beras yang telah dicuci dengan air kaldu dalam wadah rice cooker. Bila air dirasa kurang maka tambahkan air sesuai jenis berasnya. Tekan tombol cook dan masak hingga nasi tanak.
  6. Setelah nasi tanak, aduk dengan centong dan campur kismis. Sajikan dengan ayam goreng, taburan bawang goreng, lalapan, serta sambal (jika suka pedas).

Untuk resep sambal lado merah, saya memperolahnya dari PIV (Partner In Virtue) yang asli Suku Minang. Mantap sekali. :D Berikut saya sertakan juga resepnya ya..

Sambal Lado ala PIV
Bahan:
-          2 butir bawang merah
-          1 siung bawang putih
-          6 buah cabe merah
-          7 buah cabe rawit merah
-          1 buah tomat ukuran kecil
-          Gula dan garam secukupnya
-          1 sdm minyak panas sisa menggoreng ayam

Cara Membuat:
  1. Kukus atau rebus semua bahan kecuali gula, garam dan minyak.
  2. Setelah layu, ulek kasar, tambahkan gula dan garam
  3. Siram dengan satu sendok makan minyak sisa menggoreng ayam

Makan siang hari itu membuat saya ber uh-ah sembari mengelap keringat namun tidak menyurutkan tangan saya untuk terus menyuapkan nasi beserta lauk dan lalapan ke dalam mulut. Tanpa saya sadari ternyata saya sudah menyendokkan centong tiga kali untuk memenuhi piring saya dengan nasi kebuli. Haha.. I’m truly a heavy eater :D
Wassalaamu’alaikum

Mdn, 01.04.3

_miyukotaque_ 

Senin, 11 Maret 2013

Nasi Kari dan Ayam Panggang Super Pedas, Hidangan Nikmat di Awal Tahun :)


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..

Wah.. sudah satu bulan lamanya saya tidak mem-posting tulisan. Hihi.. Seminggu yang lalu komputer saya mengalami kerusakan harddisk, jadilah seluruh tulisan saya yang disimpan di komputer musnah bagaikan asap. Alhamdulillaah saat ini komputer saya, si Bleki sudah pulih. Bleki siap menemani saya kembali untuk menulis skripsi (ehheemm).

Yang saya posting kali ini adalah Nasi Kari dan Ayam Panggang Super Pedas. Resep nasi kari saya dapat dari blognya Mbak Rina sedangkan resep ayam panggangnya dari blog Mbak Hesti dengan sedikit perubahan tentunya :). Sebenarnya masakan ini sudah lama sekali dimasak, 1 Januari yang lalu namun baru sempat ditulis sekarang. Nasi karinya benar-benar enak, dipadu dengan ayam panggang yang super duper pedas beserta acar nanas timun yang segar, oh.. what a heaven..! :D



Berikut resepnya..

Nasi Kari
Sumber: Dapur Manis
Bahan:
-          500 gr beras
-          1200 ml santan sedang
-          2 batang sereh geprek
-          3 lembar daun salam
-          4 cm lengkuas memarkan
-          4 lembar daun jeruk buang tulangnya
-          1 ½ sdm bubuk kari
-          1 sdt gula merah
-          1 sdt garam
-          ½ sdt merica

Bumbu halus:
-          1 sdt jinten
-          1 ½ sdt ketumbar
-          4 cabe merah besar
-          8 buah bawang merah
-          4 buah bawang putih
-          4 buah kemiri
-          3 cm kunyit
-          1 cm kencur

Cara Membuat:
  1. Tumis bumbu halus hingga harum
  2. Masukkan sereh, daun salam, lengkuas, dan daun jeruk.
  3. Masukkan bubuk kari dan santan. Aduk
  4. Tambahkan gula merah, garam, dan merica. Aduk dan tes rasa.
  5. Matikan api dan masukkan beras yang telah dicuci. Diamkan hingga air susut
  6. Kukus beras hingga matang



Ayam Panggang Super Pedas
Sumber: Hesti's Kitchen
Bahan:
-          1 ekor ayam
-          5 lembar daun jeruk
-          2 batang sereh digeprek
-          3 cm lengkuas digeprek
-          1 sdm air asam jawa 
-          1 sdt gula
-          500 mL santan dari sebutir kelapa (diperas dengan air kelapa)

Bumbu:
-          100 gr bawang merah
-          100 gr cabe merah keriting
-          100 gr cabe rawit
-          6 siung bawang putih
-          2 ruas jahe
-          2 ruas kunyit
-          1 sdm ketumbar
-          4 butir kemiri
-          ½ sdt merica
-          1 ½ sdt garam

Cara Membuat:
  1. Cuci bersih ayam, lumuri dengan air jeruk nipis. Sisihkan
  2. Haluskan bumbu. Kemudian dalam sebuah kuali campur bumbu, ayam, daun jeruk, sereh, lengkuas, dan santan.
  3. Masak hingga mulai mendidih, tambahkan gula dan air asam jawa. Tes rasa.
  4. Masak hingga kuah menyusut.
  5. Ayam siap untuk dipanggang

Asli deh, makannya mau nambah terus. Kami memutuskan untuk tidak membuat sambal karena ayamnya memang benar-benar pedas. Kebetulan saat itu di kulkas ada timun dan nanas, emak pun berinisiatif membuat acar. Hanya menggunakan beberapa buah cabai saya. Tujuannya agar tidak eneg saat makan. Dan sungguh, itu sebuah keputusan yang sangat tepat :D Nasi yang cukup kaya rempah dan ayam yg super pedas diimbangi manis segarnya nanas dan timun bercampur di dalam mulut. Seperti yg saya bilang di awal “what a heaven…”  :D

foodporn! :q


Mdn, 27.02.13
_miyukotaque_