Tampilkan postingan dengan label Cheese. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cheese. Tampilkan semua postingan

Minggu, 01 Maret 2015

Puding Roti Pisang Coklat

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu'alaykum

Kalau tempo hari memanfaatkan fettucine yang belum habis, kali ini gilirannya roti tawar yang dimanfaatkan :D hehe.. Baru pertama kali sih bikin puding roti beginian tapi udah langsung suka sama rasanya. Rasanya mirip sama roti langganan yang sering ku beli kalo kerja, roti pisang coklat keju. Langsung ke resep aja ya, resepnya sih asal cemplung aja.





Puding Roti Pisang Coklat

Bahan:
  • 4 lembar roti tawar
  • 4 buah pisang (bisa pakai pisang apa saja)
  • 450 ml susu coklat cair
  • 1 butir telur, kocok
  • 5 sdm gula
  • 1/2 sdt garam
  • 1/4 sdt esens vanili
  • Keju cheddar parut secukupnya
Cara membuat:
  1. Robek-robek roti tawar, sisihkan
  2. Potong-potong dua buah pisang, yang dua lagi haluskan menggunakan garpu
  3. Di wadah yang lain, campur susu, gula, garam, telur dan esens vanili, aduk rata menggunakan ballon whisk
  4. Campurkan pisang yang telah dihaluskan, aduk kembali
  5. Susun roti dan pisang berselang-seling dalam wadah tahan panas (ramekin, kaserol, mug keramik, dsb)
  6. Siram dengan campuran susu hingga roti terendam
  7. Taburi dengan keju parut
  8. Panggang dengan suhu (kira-kira) 160 derajat C selama 45 menit
  9. Ready to serve :D
Hmm.. Saya motret puding ini di kantor, hehe.. jadi mohon maaf kalo a la kadarnya ya kaya nama blog saya :D

Selamat mencoba!

Mdn, 01.03.15

Selasa, 13 Mei 2014

Macaroni Schotel with Double Sauce (Bechamel and Bolognese Sauce)

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu'alaikum.

Sudah bulan Mei, harus ada postingan nih. Ya tak apalah kalau cuma satu postingan sebulan, hihi... Setidaknya masih ada memberi manfaat walaupun mungkin sedikit. Alhamdulillah kalau ada waktu luang saya tetap menyempatkan diri untuk mencoba resep namun sayangnya saya sering tidak sempat untuk memotret hasil uji coba tersebut. Alhasil masakan saya pun berlalu begitu saja di perut, tidak ada "kenang-kenangannya", hehe..



Sekarang bimbingan belajar sedang sibuk dengan program persiapan ujian SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negri). Jam kerja saya berubah drastis, dari yang biasa masuk kantor pukul sebelas dan pulang menjelang isya, kini pukul tujuh pagi saya harus stand by di kantor. Berangkat pun layaknya zaman sekolah menengah dulu, pukul enam sudah nungguin angkot, hehe.. Namun saya sangat menikmati masuk kantor pagi yang akan saya jalani selama dua bulan ke depan. Kualitas udara jauh lebih baik ketika saya berangkat di pagi hari. Yang lebih menguntungkan, pulang kerja saya masih bisa melihat matahari..! :D Saya pulang pukul 14:40 WIB. Biasanya saya akan menyempatkan diri untuk mencoba resep baru agar dapat dibawa ke kantor keesokan harinya. Begitu pula dengan makutel ini, hasil uplek di dapur setelah pulang ngantor.





Untuk resepnya, saya lihat di beberapa blog. Lalu pilihan pun jatuh ke resep makutel ala Bunda Nina, kemudian saya modifikasi sesuai selera. Saya menggunakan 125 gram macaroni saja hasil akhirnya tiga buah ramekin dan sebuah kaserol mini. Ngabisinnya bener-bener perjuangan karena yang doyan cuma saya sendiri, hihi... Oh ya, kenapa "double sauce"? Karena saus yang saya gunakan ada dua macam; bechamel sauce dan bolognese sauce. Yummy lah pokoke :9




Berikut resepnya...

Macaroni Schotel with Double Sauce

Bahan:
  • 150 gr makaroni
  • 250 ml susu cair
  • 50 gr wortel diserut
  • 1/2 kaleng kecil kornet sapi
  • 1/2 buah bawang bombay cincang
  • 1 siung bawang putih cincang halus
  •  2 butir telur
  • 1/2 sdt mericaa
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdt gula
  • oregano secukupnya
  • 1 sdm margarin utk menumis
Cara Membuat:
  1. Didihkan air secukupnya. Tambahkan sesendok minyak lalu rebus makaroni hingga al dente. Tiriskan.
  2. Lelehkan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu.
  3. Masukkan kornet sapi, aduk-aduk hingga daging mulai kering, masukkan wortel serut.
  4. Bumbui dengan garam, gula, dan merica. Tambahkan sedikit air agar tidak terlalu kering.
  5. Masukkan makaroni yang telah direbus. Aduk.
  6. Campurkan susu dengan telur, kocok sebentar dengan garpu.
  7. Tuangkan ke tumisan makaroni, aduk hingga susu terserap. Taburkan oregano. Matikan api.
Saus Bolognese

Bahan:
  • 2 buah tomat, buang kulit dan bijinya lalu cincang halus (saya: kerat bagian atas tomat lalu rebus hingga kulitnya terkelupas)
  • 1/2 kaleng kecil kornet sapi
  • 1 buah bawang putih cincang halus
  • 1/2 buah bawang bombay cincang halus
  • 2 sdm saus sambal
  • 3 sdm saus tomat
  • Gula, garam, dan merica secukupnya
  • Oregano secukupnya
  • 1 sdm margarin untuk menumis
Cara Membuat:
  1. Panaskan margarin, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga layu dan harum.
  2. Masukkan daging kornet, aduk rata. Tambahkan sedikit air bila terlalu kering.
  3. Tuangkan tomat cincang, aduk.
  4. Bumbui dengan saus tomat, saus sambal, gula, garam dan merica.
  5. Taburi oregano. Tes rasa. Matikan api bila saus sudah mengental
Saus Bechamel (Saus Putih)

Bahan:
  • 2 sdm mentega/margarin
  • 2 sdm tepung terigu
  • 125 ml susu cair
  • 50 gram keju parut
  • Gula, garam dan merica
Cara Membuat:
  1. Lelehkan mentega, tambahkan terigu, aduk rata.
  2. Tuangkan susu sedikit demi sedikit sambil diaduk agar rata.
  3. Masukkan keju cheddar dan bumbu-bumbu. Aduk hingga rata. Matikan api
 
Penyelesaian:
  1. Siapkan ramekin, sendokkan makaroni, ratakan di permukaan ramekin.
  2. Oleskan saus bolognese di permukaan makaroni
  3. Sendokkan kembali makaroni, ratakan
  4. Oleskan saus bechamel (saus putih), ratakan
  5. Taburi dengan keju cheddar parut dan oregano.
  6. Panggang 20-30 menit. Siap disajikan dengan saus sambal favorit.
Alhamdulillaah... akhirnya kelar juga ngetiknya, hehe.. Minum dulu ah, hihi..



Selamat bereksperimen..! :D 


Mdn, 130514

_miyukotaque

Selasa, 20 Agustus 2013

Cheddar Cheese Cake dan Au Bain Marie Pertama


Bismillaahirrohmaanirrohiim..
Assalaamu’alaikum..
Setelah tadi pagi saya bongkar-bongkar folder foto di handphone ternyata masih banyak sekali foto makanan yang belum sempat saya posting di blog. Ah saya tidak mau foto-foto masakan itu tersimpan di handphone begitu saja. Memasaknya sendiri butuh pengorbanan. Bukan bermaksud berlebihan, saya bukanlah orang yang rajin dan bisa masak  tiap hari. Status saya sebagai mahasiswa tingkat akhir terkadang mengharuskan saya untuk menahan keinginan bereksperimen di dapur. Jadi ketika ada momen yang pas dan punya sedikit modal untuk masak  maka saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan tersebut. :D
Seperti yang dialami food blogger lainnya, hal yang menyenangkan setelah memasak adalah mengabadikan masakan tersebut agar orang lain bisa ikut “merasakan” masakan kita. Dengan kemampuan fotografi a la kadarnya dan juga kamera yang apa adanya saya berusaha untuk mendokumentasikan masakan. Maka akan jadi hal yang menyenangkan ketika saya bisa berbagi dengan orang-orang dengan sekedar menampilkan resep dan foto masakan di blog ini :D. Yah, meskipun saya akui terkadang “teman” yang bernama MALAS itu sering kali singgah ke diri saya :(
Ada beberapa resep yang akan saya tampilkan, yang pertama ini adalah Cheddar Cheese Cake. Jujur saja, seumur hidup saya belum pernah mencicipi Cheese Cake jenis apapun. Di salah satu swalayan besar di kota Medan terdapat Japanese Cheese Cake yang dijual dengan harga Rp 45.000,00 per kotak ukuran kecil . Saya ingin sekali membelinya karena tidak terlalu mahal namun saya khawatir tidak suka dengan rasanya dan cheese cake itu akan berakhir dengan sia-sia karena dipastikan satu rumah tidak ada yang doyan. Jadi sebelum saya membeli cheese cake itu, saya bereksperimen dengan membuat cheese cake sederhana. Tentu saja hasil jalan-jalan di rumah maya sahabat food blogger. :D Cheddar Cheese Cake ini saya buat saat ramadhan yang lalu memanfaatkan “sisa” bahan yang ada di rumah. Berikut resepnya..

Cheddar Cheese Cake with Chocolate Glaze


Cheddar Cheese Cake
Sumber: Cuma Pemula dengan sedikit modifikasi

Bahan A:
1 sachet dancow putih bubuk (27gr) dicairkan dengan 65 mL air hangat
10gr margarin
10gr butter
60gr keju cheddar, parut halus

Bahan B:
2sdm tepung terigu segitiga
1sdm tepung maizena
(aduk rata dan ayak)

Bahan C:
2 kuning telur, kocok sebentar dengan garpu

Bahan D:
2 putih telur
4 sdm gula halus
1/2 sdt air jeruk nipis

Cara Membuat:
1. Siapkan loyang, saya menggunakan Loyang bulat diameter 18 cm yang telah diolesi dengan margarine.
2. Panaskan oven (saya gunakan oven tangkring biasa) siapkan loyang untuk airnya (karena ini dipanggang dengan metode au bain marie, saya menggunakan loyang bolu gulung).
3. Tim bahan A sampai keju larut (saya mendapat tips dari Mba Rina Dapur Manis setelah memposting tulisan ini. Beliau memblender keju dan susu agar hasilnya tidak mengendap di bagian bawah cake). Diamkan sampai hangat. Masukkan bahan B, aduk rata. Tambahkan bahan C, aduk rata kembali.
4. Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan air jeruk nipis dan gula secara bertahap, kocok sampai SOFT PEAK. Jadi masih terlihat creamy dan mengkilat.
5. Ambil sedikit adonan putih telur, masukkan ke adonan ABC tadi, aduk rata. Masukkan campuran ini ke sisa adonan putih telur, aduk rata lagi.
6. Tuang ke loyang, panggang au bain marie dengan api kecil sampai matang.  Saya memanggangnya 1 jam lebih 15 menit.

bagian tengahnya berlubang-lubang karena bolak-balik saya tes tusuk, hihi.. :p

Alhamdulillaah cheddar cheese cake ini enak sekali :D lembuuut… ini pertama kalinya saya membuat kue dengan metode au bain marie. Awalnya sempat deg-degan apalagi saat dipanggang ada bunyi “ces..ces..” ternyata itu bunyi uap air yang memuai karena panas. Saya menyantapnya saat berbuka dengan topping coklat botolan yang kebetulan ada di rumah. Sebagian lagi dengan blueberry glaze yang terbuat dari selai blueberry yang saya tim dengan sedikit air. Sepertinya nanti saya akan menyempatkan diri untuk mencicipi Japanese Cheese Cake itu. Dan bakal jadi salah satu cake favorit saya :D

Selasa, 16 April 2013

Cheese and Chocolate Steamed Cake


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Alhamdulillaah.. akhirnya saya dapat mem-posting entry terbaru di blog abal-abal ini :)
Entah kenapa komputer saya “berjalan” sangat lambat :(. I dunno why, barangkali karena pergantian harddisk yang sempat dialami si Bleki Februari yang lalu. Saya hanya bisa berharap (sembari mengelus CPU si Bleki) agar ia baik-baik saja hingga saya menyelesaikan proyek skripsi tahun ini. Aamiin Yaa Rabb..

Entry kali ini adalah Cheese and Chocolate Steamed Cake. One of my favourite cake ever. Saya dapatkan dari blog mbak Endang JTT dengan judul asli Kek Kukus Lapis Coklat Keju. Pergantian judul hanya untuk sounds cool saja, hihi.. :D Saya sudah beberapa kali membuatnya, selain simpel karena diolah dengan cara dikukus, bahan-bahannya pun insyaAllaah selalu ada di rumah. Hasilnya sangat memuaskan bagi saya; lembut, tidak terlalu manis, dan perpaduan coklat keju selalu jadi juara :D. Menurut mbak Endang, resep asli yang diperolehnya dari sebuah buku resep menggunakan lima buah kuning telur dan tiga putih telur namun beliau hanya menggunakan empat butir telur saja. Saya pun mengikuti langkah beliau :D

Berikut resepnya…




Cheese and Chocolate Steamed Cake

Bahan I:
-          4 butir telur
-          ½ sdt SP
-          125 gr gula
-          60 gr terigu
-          15 gr maizena
-          3 keju slice

Bahan II:
-          35 gr margarin (bisa diganti dengan minyak)
-          50 gr DCC, lelehkan dengan margarin

Bahan III:
-          35 gr margarin, lelehkan
-          50 gr keju cheddar parut

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang persegi panjang ukuran 30x10x4 cm, olesi dengan minyak, alasi dengan kertas roti, lalu olesi kembali kertas roti dengan minyak.
  2. Kocok telur, gula, dan SP hingga putih mengembang.
  3. Masukkan campuran tepung terigu dan maizena, aduk rata dengan spatula atau mix dengan low speed.
  4. Bagi adonan menjadi dua. Campur masing-masing adonan dengan bahan II dan III.
  5. Tuang adonan coklat ke loyang, kukus adonan kurang lebih 15 menit menggunakan kukusan yang telah dipanaskan dan beruap banyak.
  6. Setelah 15 menit, susun keju slice di atas adonan coklat kemudian tuang adonan keju dan kukus kembali 15 menit.

Mudah bukan? ^_^ Dan yang paling penting rasanya enak, hihi… oya mohon maaf jika kualitas fotonya tidak terlalu bagus. I always do my best that I can do with my smartphone camera. Foto yang di atas telah saya edit sedemikian rupa agar terkesan low-light photography nya. Hihihi.. agak maksa ya.. :D

Wassalaamu’alaikum..


Mdn, 13.04.13
miyukotaque_

Selasa, 02 April 2013

Rainbow Roll Cake ^^


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Kali ini saya akan mem-posting resep bolu gulung kukus pelangi. Bermula dari melihat foto hasil masakan seorang teman di FB (saat itu dia mengunggah foto Bolu Kukus dengan tiga warna) saya pun langsung bertekad untuk membuat bolu gulung pelangi pertama saya. Resep ini saya dapatkan dari blog mbak Ita Dapur Griya Khayangan dan sudah lama di-bookmark. Saya cukup tertarik karena dari narasi mbak Ita sepertinya bolu gulung ini tidak sulit untuk dibuat, hanya saja butuh kesabaran untuk membagi adonan menjadi enam bagian, menuangkannya ke plastik segitiga dan membuat motif “pelangi” pada loyang bolu gulung. Selain itu bahan-bahannya juga mudah didapat dan telah tersedia di rumah.

15 Maret 2013, selesai mengajar dan mempunyai waktu kosong agak panjang, saya mempersiapkan bahan untuk membuat bolu gulung ini. Dibantu oleh keponakan saya yang pintar dan baik hati, Syifa :)



Berikut resepnya ya…

Rainbow Roll Cake

Bahan I:
-          4 butir telur utuh
-          2 kuning telur
-          150 gr gula pasir
-          ½ sdt cake emulsifier
-          ¼  sdt garam
-          Vanili secukupnya

Bahan II:
-          80 gr terigu protein sedang
-          10 gr tepung maizena
-          10 gr susu bubuk

Bahan III:
-          100 mL minyak sayur / 100 gr margarin dicairkan

Bahan IV:
Pewarna makanan merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu masing-masing 5-7 tetes

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang bolu gulung ukuran 26x26x3 cm, olesi dengan minyak, lapisi dengan kertas roti kemudian olesi kembali dengan minyak.
  2. Kocok bahan I hingga soft peak.
  3. Ayak bahan II di atas adonan, aduk balik atau mix dengan low speed.
  4. Campurkan bahan III, aduk rata.
  5. Bagi adonan menjadi enam bagian sama rata.
  6. Beri adonan dengan pewarna makanan masing-masing 5-7 tetes per warna, aduk.
  7. Masukkan adonan ke plastik segitiga, ikat ujungnya.
  8. Gunting sedikit ujung dari plastik segitiga kira-kira dua senti. Gambarkan bentuk diagonal melengkung pada loyang menggunakan adonan berurutan mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu. Lakukan hingga adonan habis.
  9. Hentakkan adonan perlahan, tujuannya agar cake nantinya tidak berongga.
  10. Kukus dengan menggunakan kukusan yang telah dipanaskan dan beruap banyak selama 15 menit.
  11. Setelah matang, angkat cake dan keluarkan dari loyang. Letakkan beralas kertas roti lebar atau serbet bersih. Buka kertas roti yang menempel.
  12. Gulung perlahan adonan saat masih panas. Lakukan dengan mengencangkan bagian kanan dan kiri serbet. Diamkan 10 menit.
  13. Setelah itu buka gulungan dan oles dengan selai favorit. Saya menggunakan selai stroberi dan sedikit buttercream serta menaburkan keju cheddar parut.
  14. Gulung kembali, cake dapat dimasukkan ke kulkas selama 1 jam agar cantik saat dipotong.

Alhamdulillaah rasanya enak dan lembuut sekali.. ^_^ Penampilannya juga sangat cantik. Terbukti dari banyaknya respon yang mengapresiasi saat foto Rainbow Roll Cake saya unggah di facebook. Oya, adonan ini juga bisa dibuat sebagai base cake Ombre Roll Cake. Bedanya adonan tidak perlu dibagi menjadi enam, cukup empat saja kemudian beri gradasi warna berdasarkan jumlah tetes pewarna, misalnya pewarna merah mulai dari tujuh tetes, lima, tiga, hingga satu tetes saja. InsyaAllaah Ombre Roll Cake yang cantik siap menemani minum teh Anda :)
Wassalaamu’alaikum..
another "mood" of Rainbow Roll Cake

Mdn, 30.03.13

_miyukotaque_