Tampilkan postingan dengan label Steam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Steam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Juni 2016

Apam Singkong Simpel

Assalaamu'alaykum..

Holaaaa apa kabar? Gimana nih puasanya? Lancar kan? :D Alhamdulillaah.. Udah lama banget ya saya ga ngeblog, hihi... Biasa, alasannya klasik, lagi males agak banyak kerjaan :D




Meskipun ga ngeblog tapi saya kadang-kadang masih eksperimen di dapur sih. Ya bikin camilan atau bekal sederhana untuk dibawa ke kantor. Seperti apam singkong ini, saya bikin untuk dijadikan camilan di kantor (sebelum puasa loh ya). Ga tau ya tiap jam tiga sore sampai menjelang pulang kerja selaluuuu berasa laper. Ini ga saya alami sendiri loh, rekan kerja yang lain juga ngerasain hal yang sama. Tiap sore pasti nunggu2 nenek tukang jual pecel lewat. Entah itu beli mie goreng disiram bumbu pecel, gorengan disiram bumbu pecel atau malah pecelnya aja. Biar ga tiap hari jajan jadi kadang2 saya bikin makanan dari rumah. Yuk, kita cek resepnya :D

Minggu, 08 Juni 2014

Kue Mangkok Mekar NCC

Bismillaahirrohmaanirrohiim

Assalaamu'alaikum

Kue mangkok bikinnya udah lama, Januari 2014, hehe.. Liat resepnya bu Fatmah Bahalwan. Rasanya enaakk.. tapi menurut saya kurang wangi tidak seperti yang dijual di toko kue yang jual jajanan pasar. Setelah saya cari tau, aroma wangi dari kue mangkok itu berasal dari fermentasi ragi. Untuk resep ini tidak pakai ragi tapi pakai tape singkong dan baking powder saja.




Saya masih penasaran sih dengan resep kue mangkok yang lain, yang sesuai sama selera masa kecil saya. Jadi saya punya unforgettable tasting moment (hallah.. :D), dulu waktu masih kecil kayanya sih belum sekolah, saya pernah dikasih kue mangkok warna pink sama tetangga. Kuenya merekah. Ayuk kecil takjub liat penampilan kuenya yang cantik, hihi... trus yang saya ingat selain kuenya yang empuk dan manisnya pas, kue itu juga wangi. Saya paling suka kalo tetangga nganterin kue itu, hihi.. Nah, "masalah"nya adalah yang bikin kue itu tetangga saya yang etnis tiong hoa, hihi.. dulu sih gak ada rasa khawatir ya, wong anak-anak dikasih apa aja suka, :D hahaha... Sekarang saya baru mikir bisa aja kuenya wangi ntah dikasih tambahan apa.

Selain resep NCC ini saya juga pernah bikin pake resepnya Budi Boga. Nah, kalo resepnya Budi Boga ini pake ragi. Hasilnya, kue mangkok wangi tapi teksturnya kenyal karena pake tepung tapioka. Saya pribadi kurang suka meskipun aromanya ngingetin saya akan masa kecil dulu :p Kue mangkok Budi Boga gak saya potret, saat itu malesnya kumat, hehe... Jadi saya ngetik resep yang NCC aja :D

Kue Mangkok Mekar NCC

Sumber: Teawe's Blog

Bahan: 
  • 125 gr tape singkong
  • 175 gr gula pasir
  • 100 gr terigu
  • 150 ml air
  • 75 gr gula pasir
  • 200 gr tepung beras
  • 200 ml air dingin
  • 150 ml air soda
  • 1 sdt baking  powder
Cara membuat:
  1. Campur tape dengan 175 gram gula pasir, remas-remas hingga gula dan tape hancur, sisihkan.
  2. Dalam wadah lain, campurkan tepung beras dengan 200 ml air dingin, aduk rata, sisihkan.
  3. Masak air dengan 75 gr gula pasir hingga gula larut dan mendidih, setelah agak dingin tuangkan perlahan-lahan ke terigu sambil diaduk rata.
  4. Campurkan tape yang telah hancur dengan larutan tepung beras. Aduk-aduk dengan menggunakan tangan.
  5. Lalu tuangkan campuran terigu, aduk terus. Sambil diaduk masukkan baking powder.
  6. Tuangkan air soda sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga menjadi adonan yang encer.
  7. Saring adonan, kemudian bagi menjadi beberapa bagian dan beri warna sesuka hati. Saya membagi tiga dan memberi warna merah serta hijau sedangkan sisanya dibiarkan berwarna putih.
  8. Panaskan kukusan beserta cetakan kue mangkok hingga beruap banyak, lalu tuang adonan hingga penih, kukus 20 menit.
  9. Lakukan hingga adonan habis.
Catatan:
- Uap untuk mengukus harus banyak agar kue mekar
- Lapisi tutup kukusan dengan serbet agar uap air tidak menetes ke kue dan membuat bantat
- Jangan mengoleskan minyak ke cetakan kue mangkok (cucing), kue anda bakalan bantat nantinya
- Oya kalo pake resep ini gak perlu didiemin dulu adonannya, bisa langsung dikukus :D

Selamat mencoba..!

Wassalaamu'alaikum


Mdn, 08.06.14

Rabu, 02 April 2014

Brownies Singkong Kukus

Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Desember 2013, saya diajak oleh seorang teman untuk ikut lomba masak dengan bahan dasar singkong. Rencananya kami akan satu tim. Kami mulai sibuk mencari resep apa yang paling tepat untuk dilombakan. Ada beberapa opsi dan salah satunya adalah brownies singkong ini. H-2 lomba masak teman saya mengabarkan bahwa tim kami tidak bisa ikut karena lomba ini diperuntukkan bagi ibu-ibu perwiridan. Hehe... kami yang notabene masih gadis dan tidak ikut wirid pun batal berpartisipasi. Demi mengurangi rasa kecewa saya pun mencoba sendiri resep ini. Hasilnya enak sekaliiiii... serius..! *mata melotot* hihi..

Seperti brownies kukus pada umumnya, brownies ini moist dan nyoklat banget karena penggunaan coklat leleh yang saya tambah. Rasa singkongnya pun sama sekali tidak terasa karena jumlahnya yang memang sedikit. Kalau saya tidak menyebut bahwa ini brownies singkong barangkali keluarga (uwak dan sepupu) yang ikut menikmati mengira ini brownies biasa yang lazim saya buat ^_^ Ah ya, ntah kenapa selama saya kerja mood saya untuk motret tidak pernah bagus :( kebanyakan asal motret saja bahkan beberapa masakan hasil uji coba tidak saya abadikan. Ke pada Mbak Mimie, saya mohon maaf kalau sendok yang sama-sama kita beli di Jogja (caelah kayak pernah barengan ke sana aja, hihi.. :p) belum sempat tayang karena masih bingung buat dipajang bareng masakan apa, haha...




Oke ini resep brownies singkong yang patut dicoba :D

Brownies Singkong

Sumber: Sajian Sedap

Bahan:
  • 250 gr singkong, parut, lalu peras
  • 150 gr Dark Cooking Chocolate
  • 100 gr margarin
  • 4 butir telur
  • 150 gr gula pasir
  • 80 gr terigu protein sedang
  • 20 gr coklat bubuk
  • 1/2 sdt vanili bubuk
  • 1/2 sachet susu kental manis coklat
Cara Membuat:
  1. Tim coklat dan margarin, sisihkan.
  2. Kocok telur, gula, dan vanili hingga putih berjejak (soft peak)
  3. Ayak terigu dan coklat bubuk di atas kocokan telur, aduk balik
  4. Tuangkan lelehan coklat, aduk
  5. Tambahkan parutan singkong, aduk rata.
  6. Ambil dua sendok sayur adonan lalu campur dengan setengah sachet susu kental manis
  7. Bagi dua adonan, tuang ke loyang brownies yang telah dioles margarin
  8. Kukus adonan selama sepuluh menit menggunakan kukusan yang beruap banyak
  9. Tuangkan adonan yang telah dicampur dengan susu kental manis, kukus lima menit
  10. Terakhir tuang adonan sisa dan kukus selama 30 menit.
Simpel kan? Rasanya juga enak :D Selamat mencobaaaa...

Mdn, 020414

Jumat, 27 Desember 2013

Pau Labu Kuning isi Selai Pisang

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu'alaikum..

 Ini pertama kalinya saya ikut meramaikan Monthly Event Pawon Ibu. Kali ini tantangannya adalah kreasi bakpau. Pau yang saya setor adalah pau labu kuning dengan isian selai pisang dan tumisan ayam. Di foto ini ada yang diberi titik ungu, itu isinya tumis ayam. Nah, ini saya buat sebagai bekal perjalanan saya dan keponakan. Ceritanya saya udah janji nih sama keponakan, Syifa, kalau dia ultah bakal saya ajak naik kereta api ke Binjai. Alhamdulillaah terealisasi tanggal 20 Oktober lalu. Dia keliatan bahagia sekali ^_^. Ini pertama kalinya dia naik kereta dan ini pertama kalinya juga Ibunya Syifa alias saya bikin pau dari labu kuning, hehe..



Berikut resepnya..

Pau Labu Kuning
Sumber: Sajian Sedap

Bahan:
  • 300 gram tepung protein rendah
  • 100 gram labu kuning kukus, haluskan
  • 1,5 sdt ragi instan
  • 1/2 sdt baking powder
  • 40 gram gula halus
  • 125 ml air es
  • 20 gram margarin
  • 1/2 sdt garam
Cara membuat:
  1. Campur tepung, labu, ragi, gula, dan baking powder. Aduk.
  2. Tuang air sedikit demi sedikit, uleni hingga setengah kalis.
  3. Masukkan mentega dan garam. Uleni hingga kalis.
  4. Fermentasikan adonan 15 menit.
  5. Bagi adonan masing-masing kurang lebih 25 gram.
  6. Beri isian, lalu diamkan kembali 15 menit.
  7. Kukus tujuh menit dengan api sedang.

Selai Pisang (Homemade Banana Jam)
Sumber: kreasi sendiri ^^

Bahan:
  • 7 buah pisang yang sudah matang (saya pakai pisang barangan)
  • 1 sdm gula merah
  • bersendok-sendok makan gula pasir, sampai manisnya dirasa pas
  • 1/2 sdt vanili (bisa diganti dengan kayu manis dan cengkeh)
  • segelas air (kurang lebih 200 ml)
Cara membuat:
  1. Blender pisang  dengan air, tidak perlu terlalu halus.
  2. Tuang pisang ke panci, tambahkan gula merah, gula pasir dan vanili, masak dengan api sedang.
  3. Aduk terus hingga mengental, cicipi rasanya, manisnya sesuai selera yaa :D
Untuk tumisan ayamnya gak saya tulis resep, udah biasa kan yah, hehe.. Paunya nampak keriput karena ini difoto keesokan harinya (Senin, 21 Oktober) tapi alhamdulillaah rasanya tetap enak. Oya, pau ini empuk sekali loh, kuncinya diuleni sampai kalis yaa... Dan untuk urusan yang satu ini selalu saya serahkan ke emak, hehe.. :p #curang


Syifa dan lokomotif kereta yang sekarang dijadikan monumen di depan Stasiun Besar Kota Medan

bocah ini berhasil menghabiskan steak ayam dengan porsi besar, SENDIRI (_ _")

she looked sooooo happyy at that moment yeeeyy... \(^^)/
spicy ramen yg saya pesan di foodcourt Binjai Super Mall, lumayan lah.. :9



Selamat mencoba!

Wassalaamu'alaikum

Mdn, 26.12.13
_miyukotaque_

Senin, 07 Oktober 2013

Kue Mangkok Ubi Ungu: Dari Mbak Hesti Turun ke Hati ^^

Bismillaaahirrohmaanirrohiim

Assalaamu'alaikum..

Selasa yang lalu (1 Oktober) emak saya membeli sekilo ubi ungu. Waah.. saya hepi, pasalnya di daerah rumah saya ini agak sulit untuk dapetin ubi ungu. Jarang-jarang gitu... Saya langsung kebayang ubi ungu ini akan diolah jadi apa aja. Pertama, ubi ungu ini bakal saya olah jadi kue mangkok ubi ungu dan kedua sepertinya akan saya olah jadi katiri mandi ubi ungu. Rujukan resepnya dari blog Mbak Hesti.

Nah, kenapa judulnya "Dari Mbak Hesti Turun ke Hati"? Dari blog Mbak Hesti inilah saya jadi makin suka sama aktivitas eksperimen di dapur alias masak, jadi makin cinta sama fotografi dan jadi "ikut-ikutan" nulis resep di blog. Saya ingat, resep brownies kukus Nyonya Liem lah yang pertama kali saya catat di buku resep dan langsung saya praktikkan. Bermula dari seorang kerabat yang datang ke rumah dan membawakan kami beberapa potong brownies, browniesnya enak banget menurut saya, bisa disejajarkan sama brownies Amanda yang well-known itu. Saya minta resepnya dia bilang, "coba cari di internet namanya brownies kukus nyonya liem, anti gagal deh pokoknya". Saya yang emang dari kecil suka sama kegiatan "eksperimen" di dapur pun langsung googling. Ketemu..! dan  resepnya itu ketemu di blognya Mbak Hesti, Yummy for Your Tummy. Wuuiiiih... Kontan saya jatuh cinta sama blognya. Foto-fotonya keren, resep-resepnya asik, dan yang mengejutkan foto-foto itu adalah jepretan seorang ibu rumah tangga. Saya yang mahasiswa ilmu komunikasi dan dapat mata kuliah fotografi enam SKS aja fotonya masih biasa banget... *minder*

Dari blog Mbak Hesti juga saya jadi dapat kenalan baru di dunia maya. Ada Mbak Mimie, Mbak Rina, Ummu Fatima, Mbak Analisa, Teh Ayu, Bunda Lina, Mbak Erika, Mbak Yulyan, dll. Meskipun mereka jauuuuhh lebih senior dari saya dalam banyak hal (usia serta pengalaman di dapur dan di blog), mereka tidak pernah pelit berbagi ilmu dan selalu ramah. Blog mereka juga keren..! :D Resep-resep di blog mereka udah banyak yang saya bookmark dan menunggu untuk "dieksekusi". Semoga silaturrahiim kita tetap terjaga ya.. ^_^

Ngobrolnya udah dulu deh, hihi... Sekarang kita langsung lihat aja resep kue mangkok ubi ungunya :D




Kue Mangkok Ubi Ungu

Bahan Biang:
  • 60 gr tepung terigu protein rendah (saya pakai protein sedang)
  • 11 gr (1 sachet) ragi instan
  • 110 ml air
Bahan:
  • 390 gr ubi ungu kukus yang sudah halus (saya pakai 400 gram, nanggung amat di resep, hihi..)
  • 300 gr gula pasir
  • 1/2 sdt garam
  • 3 butir telur
  • 380 gr tepung terigu
  • 300 ml santan hangat
Cara Membuat:
  1. Bahan biang: campur semua bahan, aduk rata, diamkan 30 menit.
  2. Campur ubi ungu, gula, dan garam, remas-remas hingga gula hancur.
  3. Masukkan telur satu per satu, aduk-aduk dengan tangan.
  4. Masukkan adonan biang, aduk rata.
  5. Ayakkan tepung ke adonan berselang seling dengan santan hingga habis sambil diaduk.
  6. Fermentasikan 30 menit.
  7. Kukus dengan cucing tanpa dioles minyak dengan api besar selama 15-20 menit. 




Hasil akhirnya, ada beberapa adonan yang merekah cantik dan selebihnya cuma retak-retak. Saya gak ngerti sih salahnya dimana. Setiap kukusan dibuka, misalnya dari enam kue ada empat yang mekar dua yang retak-retak saja. Tapi alhamdulillaah hasilnya enak. Puas. Bisa bagi-bagi ke tetangga, sodara, sama murid les. Hihi..
Selamat mencoba..! Wassalaamu'alaikum.. ^_^


Mdn, 07.10.13

_miyukotaque_

Sabtu, 18 Mei 2013

Brownies Kukus Pandan Coklat, Cake Simpel Namun Lezat



Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Posting-an telat… >_< Ini cake yang saya buat pada 24 Januari 2013. Wah.. lama sekali bukan? Cake ini saya jadikan buah tangan untuk salah satu teman baik saya, Yanti. Sedikit cerita, saya mengenalnya ketika mengikuti sebuah kompetisi khusus muslimah di kampus, kalau saya tidak khilaf tanggal 15 Februari 2011. Saat itu kami mewakili fakultas masing-masing, saya mewakili FISIP USU dan Yanti mewakili Fak.Pertanian USU. Di sana, saya hanya bertegur sapa sekenanya saja karena memang belum terlalu kenal.

Kami dipertemukan kembali setahun berikutnya, Maret 2012. Pertemuan kali itu juga dalam rangka kompetisi mewakili kampus di luar kota. Anehnya saat itu kami bercerita banyak seperti telah kenal baik sebelumnya. Kami bercerita tentang segala hal, mulai dari teman saya yang juga temannya, tentang kegiatan serta kehidupan masing-masing. Beberapa hari prakompetisi dan saat kompetisi makin menguatkan hubungan saya dengannya. Alhamdulillaah.. hubungan baik itu tetap terjaga hingga saat ini :) sungguh membahagiakan sekali bagi saya yang notabene sulit untuk menjaga dan mempertahankan sebuah hubungan (saya punya kecenderungan sulit menjaga komunikasi dengan teman lama padahal saya mahasiswa Ilmu Komunikasi). Saya belajar banyak hal dari Yanti, apapun. Ah.. nampaknya bukan ranahnya untuk dibahas di sini dan saya yakin dia juga tidak akan begitu suka :D I love you because of Allaah ukhti.. J

Kembali ke cake hijau coklat ini. Ini juga salah satu cake favorit saya selain Kek Kukus Lapis Coklat Keju. Selain bahannya yang mudah didapat dan selalu ada di rumah, cake ini juga mudah dibuat dan pastinya enak. Saya paling suka tipikal cake simpel dengan tekstur lembut dan moist. Itu kenapa isi blog saya kebanyakan cake yang diolah dengan cara steam (kukus). Saya masih sering gagal baking jadi lebih memilih steaming :D Lagipula tak perlu repot menurunkan oven tangkring yang disimpan emak di atas lemari. Hihi… Berikut resepnya yaa..


Brownies Kukus Pandan Coklat

Bahan I:
-          4 butir telur
-          150 gr gula pasir
-          1 sdt SP

Bahan II:
-          130 gr terigu
-          ½ sdt Baking Powder
-          ¼ sdt garam

Bahan III:
-          100 mL minyak sayur
-          50 gr white cooking chocolate

Bahan IV:
-          ½ sdt pasta coklat
-          ½ sdt pasta pandan
-          Meses secukupnya untuk taburan

Cara Membuat:
  1. Campur dan lelehkan Bahan III, sisihkan.
  2. Siapkan loyang persegi panjang ukuran 30x10x4 cm, olesi dengan minyak, alasi dengan kertas roti, lalu olesi kembali kertas roti dengan minyak.
  3. Kocok Bahan I hingga kembang.
  4. Tuang campuran Bahan II sedikit demi sedikit, aduk low speed.
  5. Masukkan Bahan III, aduk low speed.
  6. Bagi adonan menjadi dua bagian, masing-masing bagian diberi pasta coklat dan pandan.
  7. Tuang adonan hijau ke loyang, kukus 15 menit menggunakan kukusan yang telah dipanaskan sebelumnya dan beruap banyak.
  8. Setelah 15 menit taburi meses dan tuang adonan berwarna hijau, kukus kembali 15 menit.

InsyaAllaah buatnya tidak susah ^_^ meskipun namanya “brownies” tapi rasanya tidak terlalu nyoklat. Saat latbar di rumah saya Maret lalu, saya menyajikan cake ini untuk camilan teman-teman. Alhamdulillaah mereka suka dan dengan senang hati membawa pulang ke rumah masing-masing bahkan ada yang minta resepnya. Ah… saya selalu bahagia jika buatan saya dinikmati dan diapresiasi orang lain J

Oya mohon maaf jika fotonya standar sekali. Saat itu saya sedang terburu-buru dan ditambah lagi cuaca agak mendung. #apologi ^_^
Selamat mencoba. Wassalaamu’alaikum..

Mdn, 28.04.13
miyukotaque_

Selasa, 16 April 2013

Cheese and Chocolate Steamed Cake


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Alhamdulillaah.. akhirnya saya dapat mem-posting entry terbaru di blog abal-abal ini :)
Entah kenapa komputer saya “berjalan” sangat lambat :(. I dunno why, barangkali karena pergantian harddisk yang sempat dialami si Bleki Februari yang lalu. Saya hanya bisa berharap (sembari mengelus CPU si Bleki) agar ia baik-baik saja hingga saya menyelesaikan proyek skripsi tahun ini. Aamiin Yaa Rabb..

Entry kali ini adalah Cheese and Chocolate Steamed Cake. One of my favourite cake ever. Saya dapatkan dari blog mbak Endang JTT dengan judul asli Kek Kukus Lapis Coklat Keju. Pergantian judul hanya untuk sounds cool saja, hihi.. :D Saya sudah beberapa kali membuatnya, selain simpel karena diolah dengan cara dikukus, bahan-bahannya pun insyaAllaah selalu ada di rumah. Hasilnya sangat memuaskan bagi saya; lembut, tidak terlalu manis, dan perpaduan coklat keju selalu jadi juara :D. Menurut mbak Endang, resep asli yang diperolehnya dari sebuah buku resep menggunakan lima buah kuning telur dan tiga putih telur namun beliau hanya menggunakan empat butir telur saja. Saya pun mengikuti langkah beliau :D

Berikut resepnya…




Cheese and Chocolate Steamed Cake

Bahan I:
-          4 butir telur
-          ½ sdt SP
-          125 gr gula
-          60 gr terigu
-          15 gr maizena
-          3 keju slice

Bahan II:
-          35 gr margarin (bisa diganti dengan minyak)
-          50 gr DCC, lelehkan dengan margarin

Bahan III:
-          35 gr margarin, lelehkan
-          50 gr keju cheddar parut

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang persegi panjang ukuran 30x10x4 cm, olesi dengan minyak, alasi dengan kertas roti, lalu olesi kembali kertas roti dengan minyak.
  2. Kocok telur, gula, dan SP hingga putih mengembang.
  3. Masukkan campuran tepung terigu dan maizena, aduk rata dengan spatula atau mix dengan low speed.
  4. Bagi adonan menjadi dua. Campur masing-masing adonan dengan bahan II dan III.
  5. Tuang adonan coklat ke loyang, kukus adonan kurang lebih 15 menit menggunakan kukusan yang telah dipanaskan dan beruap banyak.
  6. Setelah 15 menit, susun keju slice di atas adonan coklat kemudian tuang adonan keju dan kukus kembali 15 menit.

Mudah bukan? ^_^ Dan yang paling penting rasanya enak, hihi… oya mohon maaf jika kualitas fotonya tidak terlalu bagus. I always do my best that I can do with my smartphone camera. Foto yang di atas telah saya edit sedemikian rupa agar terkesan low-light photography nya. Hihihi.. agak maksa ya.. :D

Wassalaamu’alaikum..


Mdn, 13.04.13
miyukotaque_

Selasa, 02 April 2013

Rainbow Roll Cake ^^


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Kali ini saya akan mem-posting resep bolu gulung kukus pelangi. Bermula dari melihat foto hasil masakan seorang teman di FB (saat itu dia mengunggah foto Bolu Kukus dengan tiga warna) saya pun langsung bertekad untuk membuat bolu gulung pelangi pertama saya. Resep ini saya dapatkan dari blog mbak Ita Dapur Griya Khayangan dan sudah lama di-bookmark. Saya cukup tertarik karena dari narasi mbak Ita sepertinya bolu gulung ini tidak sulit untuk dibuat, hanya saja butuh kesabaran untuk membagi adonan menjadi enam bagian, menuangkannya ke plastik segitiga dan membuat motif “pelangi” pada loyang bolu gulung. Selain itu bahan-bahannya juga mudah didapat dan telah tersedia di rumah.

15 Maret 2013, selesai mengajar dan mempunyai waktu kosong agak panjang, saya mempersiapkan bahan untuk membuat bolu gulung ini. Dibantu oleh keponakan saya yang pintar dan baik hati, Syifa :)



Berikut resepnya ya…

Rainbow Roll Cake

Bahan I:
-          4 butir telur utuh
-          2 kuning telur
-          150 gr gula pasir
-          ½ sdt cake emulsifier
-          ¼  sdt garam
-          Vanili secukupnya

Bahan II:
-          80 gr terigu protein sedang
-          10 gr tepung maizena
-          10 gr susu bubuk

Bahan III:
-          100 mL minyak sayur / 100 gr margarin dicairkan

Bahan IV:
Pewarna makanan merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu masing-masing 5-7 tetes

Cara Membuat:
  1. Siapkan loyang bolu gulung ukuran 26x26x3 cm, olesi dengan minyak, lapisi dengan kertas roti kemudian olesi kembali dengan minyak.
  2. Kocok bahan I hingga soft peak.
  3. Ayak bahan II di atas adonan, aduk balik atau mix dengan low speed.
  4. Campurkan bahan III, aduk rata.
  5. Bagi adonan menjadi enam bagian sama rata.
  6. Beri adonan dengan pewarna makanan masing-masing 5-7 tetes per warna, aduk.
  7. Masukkan adonan ke plastik segitiga, ikat ujungnya.
  8. Gunting sedikit ujung dari plastik segitiga kira-kira dua senti. Gambarkan bentuk diagonal melengkung pada loyang menggunakan adonan berurutan mulai dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, ungu. Lakukan hingga adonan habis.
  9. Hentakkan adonan perlahan, tujuannya agar cake nantinya tidak berongga.
  10. Kukus dengan menggunakan kukusan yang telah dipanaskan dan beruap banyak selama 15 menit.
  11. Setelah matang, angkat cake dan keluarkan dari loyang. Letakkan beralas kertas roti lebar atau serbet bersih. Buka kertas roti yang menempel.
  12. Gulung perlahan adonan saat masih panas. Lakukan dengan mengencangkan bagian kanan dan kiri serbet. Diamkan 10 menit.
  13. Setelah itu buka gulungan dan oles dengan selai favorit. Saya menggunakan selai stroberi dan sedikit buttercream serta menaburkan keju cheddar parut.
  14. Gulung kembali, cake dapat dimasukkan ke kulkas selama 1 jam agar cantik saat dipotong.

Alhamdulillaah rasanya enak dan lembuut sekali.. ^_^ Penampilannya juga sangat cantik. Terbukti dari banyaknya respon yang mengapresiasi saat foto Rainbow Roll Cake saya unggah di facebook. Oya, adonan ini juga bisa dibuat sebagai base cake Ombre Roll Cake. Bedanya adonan tidak perlu dibagi menjadi enam, cukup empat saja kemudian beri gradasi warna berdasarkan jumlah tetes pewarna, misalnya pewarna merah mulai dari tujuh tetes, lima, tiga, hingga satu tetes saja. InsyaAllaah Ombre Roll Cake yang cantik siap menemani minum teh Anda :)
Wassalaamu’alaikum..
another "mood" of Rainbow Roll Cake

Mdn, 30.03.13

_miyukotaque_

Senin, 11 Maret 2013

LatBar KULKAS 1 -- Bolu Kukus Mekar


Bismillaahirrohmaanirrohiim..

Assalaamu’alaikum..
Kali ini saya akan mem-posting tentang LatBar KULKAS (Komunitas Muslimah yang Suka Masak). Ceritanya, beberapa teman sesama Muslimah di kota Medan berinisiatif untuk membuat sebuah wadah bagi para muslimah yang pada dasarnya memang sudah memiliki hobi masak dan ingin terus belajar untuk mengasah kemampuan memasaknya. Akhirnya keinginan ini pun terwujud setelah senior saya di kampus, Kak Yolanda Sari (Kak Yo) menghimpun beberapa muslimah yang dikenalnya suka memasak untuk berkumpul dan membentuk sebuah komunitas.

Bolu Kukus Senyum Malu-malu ^_^

Pada tanggal 25 Desember 2012, kami membuat appointment untuk menyatukan pikiran. Di pilihlah rumah Nazwa Mustika di daerah Stabat, Langkat sebagai tempat berkumpul. Pukul delapan pagi saya berangkat dari rumah menuju ke Mesjid Jami’ (kalau tidak salah) Terminal Pinang Baris sebagai titik kumpul keberangkatan. Tepat pukul sembilan saya tiba di sana. Tak lama hadir seorang muslimah diantar oleh seorang pria, sepeda motornya berhenti di depan saya. “Assalaamu’alaikum.. Kak, mau ikut grup memasak juga ya?”, sapa Beliau. “ Wa’alaikumussalaam.. Iya, nama Kakak siapa?”, tanya saya. Di situlah pertama kali saya bertemu dan mengenal Kak Nova Sary Rizki, dan pria yang mengantarnya tadi ternyata adalah suaminya ^_^

Kami saling berkenalan, beliau adalah senior saya di kampus meskipun beda fakultas dan jurusan. Alhasil, Kak Nova yang awalnya memanggil saya “Kak” merubah panggilannya. Hihi.. handphone saya berdering, Kak Yo memberi tau kalau dirinya sudah tiba di depan mesjid. Kami berdua langsung menyebrangi jalan dan masuk ke dalam mobil yang dikendarai oleh suami Kak Yo. Oya, suaminya ini juga senior saya dan Kak Nova jadi kami sudah saling kenal sebelumnya. Di dalam mobil, cuma saya yang belum menikah. Hihihi.. Semoga segera menyusul. Aamiin..

Kurang lebih 45 menit kami tiba di kediaman Nazwa. Saya pun berkenalan dengannya. Nazwa ini junior saya di kampus (beda fakultas dan jurusan juga). Kami berbincang-bincang sambil menunggu seorang muslimah lagi, namanya Kak Klara Theresya. Akhirnya beliau tiba juga. Ternyata saya sudah pernah mengenal beliau sebelumnya saat walimatul ursy kak Yo dan dikenalkan oleh seorang teman, namun saya mengenalnya dengan nama Kak Teris. Short Term Memory saya memang payah (_ _”).

Tanpa menunggu lebih lama, kami, lima orang muslimah langsung bergegas ke dapur untuk segera in action. Kali ini sebagai “perkenalan” kami akan membuat sebuah sajian yang sederhana, Bolu Kukus Mekar. Bahan-bahan dan alat telah dipersiapkan oleh Kak Yo dari rumahnya. Berikut resep bolu kukus mekar a la Kak Yo dan saya jamin yang satu ini ANTI GAGAL :D


Bolu Kukus Mekar
Sumber: Kak Yo

Bahan:
-          300 gr terigu protein sedang
-          300 gr gula (saya menggunakan 250 gr saja)
-          3 butir telur
-          200 mL air soda
-          2 sachet Susu Kental Manis Putih (@42 mL)
-          1 sdt emulsifier (mis: TBM, SP, Ovalet)
-          Vanili secukupnya
-          Pasta pandan/coklat secukupnya sesuai selera

Cara membuat:
  1. Panaskan dandang kukusan, lapisi tutupnya dengan serbet
  2. Dalam sebuah wadah masukkan seluruh bahan kecuali pasta
  3. Mixer dari kecepatan rendah-sedang-tinggi secara bertahap sampai kental berjejak (soft peak) kurang lebih 10 menit.
  4. Ambil sedikit adonan lalu campurkan dengan pasta, aduk rata
  5. Masukkan adonan yang berwarna putih ke dalam cup lalu tuang sedikit adonan yang diberi pasta atau pewarna makanan di atasnya
  6. Kukus 10 menit dengan api besar.


InsyaAlloh bolunya akan mekar. Berikut beberapa tips yang diberikan Kak yo (ada juga yang dari saya, hehe..):
  • Kukus dengan cetakan khusus bolu kukus yang berlubang-lubang
  • Adonan harus di-mixer searah tidak boleh bolak-balik
  • Saat di dalam kukusan usahakan bolu tidak terlalu penuh berdempetan. Hal ini akan mengakibatkan bolu kukus mekar kurang sempurna karena tidak mendapatkan uap dan ruang yang cukup untuk mekar
  • Untuk mengakali agar bolu kukus tidak berbau amis, tebarkan vanili di atas telur yang sudah dipecah.
Kak Nova in action :)

Membuat bolu kukus memang cukup tricky, karena kadang ada yang tidak mau “tertawa” dan cuma senyum saja (seperti bolkus yang kami buat saat latbar hihi..) bahkan kadang ada yang mingkem (tidak mekar sama sekali). Tapi alhamdulillaah saat teman-teman mencoba resep bolu kukus ini semuanya tertawa bahagia #bolunya :D
Wassalaamu’alaikum.

Mdn, 07.03.13
Miyukotaque_